GENAP LIMA BULAN

Masih teringat jelas bagaimana penampakan langit Australia yang kulihat dari jendela pesawat AA pada tanggal 8 Agustus 2014 lalu. Orange dan Putih bercampur menjadi satu. Aku mengambil gambar sebanyak-banyaknya, menyimpan gambar tersebut di memori otak ku, Sehingga aku masih bisa merasakan euforia kegembiraan ini kapan saja ketika aku dalam kondisi “jatuh” dan membuatku tetap bersyukur kapan saja.

Lima bulan sudah aku berada di Negeri ini, negeri asing (awalnya) yang sekarang sudah seperti rumah kedua ku. Waktu yang kulalui terasa begitu lambat, aku merasa sudah lima tahun berada di sini. Bukan kah itu kabar gembira? Itu pertanda bahwa aku benar-benar menikmati waktu ku di sini. Continue reading

Advertisements

PROSES WORK AND HOLIDAY VISA (SC 462)

Aku pertama kali tau tentang visa ini dari salah satu teman couchsurfing Amerika yang datang ke kota ku.. Rencana awal perjalanannya setelah Indonesia adalah Australia, dan kebetulan dalam sharing nya lewat e-mail dia juga menyarankan aku untuk mencari info tentang visa ini. Dan memberi kabar gembira kalau kuota visa ini untuk Indonesia di tambah menjadi 1000 orang dari sebelumnya hanya 100 orang! Kebetulan kondisi visa Work and Holiday Amerika dan Indonesia adalah sama, yaitu subclass 462. Thanks to Andy! Berkat info darinya aku bisa ke Australia, langsung saja aku wara-wiri cari informasi sendiri by googling demi my dream come true. Well, tanpa panjang lebar langsung saja aku paparkan dibawah ini.

Continue reading

AKHIRNYA TERCAPAI

Masih ingat postingan ku tahun lalu tentang mimpi jalan-jalan hemat ku a.k.a backpacker an keliling pulau Jawa?? Baca di sini.

Kemarin sempat pasang target bahwa september dua tahun yang lalu mesti uda berangkat, tapi rencana dan kenyataan jauh berbeda, nga terealisasi. Batal deh! Alasannya banyak… males ah diceritain. Hahaha..

Well, meski jalan-jalan keliling ke pulau Jawa nya batal, tapi ada satu Destinasi Impian aku yang akhirnya.. akhirnya.. akhirnya.. TERCAPAI  sodara-sodara!!! *jingkrak-jinkrak*

Masih teringat jelas ketika awal agustus 2013, aku sempat memaksa kan diri untuk menuliskan “Dream List” ku sendiri atas permintaan dari sahabat aku.

“Ditulis ya, besok aku mau liat” paksanya. Continue reading